Marmer merupakan batuan pualam yang dihasilkan
dari proses metamorfosa atau malihan dari batu gamping. Oleh karena itu, kebanyakan
tambang marmer berdekatan dengan batuan gamping. Gamping tersebut merupakan
marmer yang masih sangat muda, sehingga masih kurang baik jika dibuat sebagai bahan
kerajinan. Marmer Indonesia ini diperkiran berumur 30 sampai dengan 60 tahun. Suhu yang panas dan tekanan juga
bekerja dalam proses metamorfosa gamping menjadi marmer, terjadinya
metamorfosa ini dalam waktu beribu-ribu tahun. Kotoran yang mengendap dari proses
metamorfosa inilah yang menjadikan marmer memiliki corak – corak yang indah. Sehingga
masih menyiratkan nuansa alaminya.
Marmer selain
memunculkan corak yang indah, juga memunculkan kilapnya. Sehingga menjadi daya
tarik tersendiri bagi peminatnya. Apalagi marmer ini sangat digilai oleh
orang-orang kalangan menengah ke atas / sosialita. Karena marmer ini mempunyai
kesan mewah dan elegan jika digunakan sebagai bahan material interior dan
eksterior bangunan tempat tinggal. Melalui kesan mewah dan elegan inilah yang
membuat nyaman si penghuni rumah. Selain itu kebutuhan gensinya akan terpenuhi
juga akan kemewahan dan keeleganan rumah tersebut.